Sekolah Dasar

LIPUTAN KELAS 2 “KREATIVITASKU BERSINAR”

Kegiatan berkreasi dan mencocokkan bentuk sebagai penerapan tema Kreativitasku Bersinar  termasuk dalam mata pelajaran SBdP (berkreasi) dan Matematika(mencocokkan bentuk bangun datar).

Di awali, guru menjelaskan kepada para siswa kegiatan dalam tema Kreativitasku Bersinar dengan memberikan tugas kepada siswau ntuk mengerjakan membentukberbagai karakter atau benda menggunakan plastisin warna-warni sesuai ide imajinasi masing-masing siswa. Ada yang membuat makanan gimbap, hotdog, dan bunga.

Setelah itu, guru meminta siswa mencocokkan potongan kertas berwarna bentuk bangun datar (lingkaran, persegi empat, dan kotak) yang ditempel ke LK bergambarpola robot menggunakan lem kertas.

Kemudian siswa menampilkan hasil karya dan menceritakan prosesnya di depan teman-teman dengan percaya diri.

Melalui aktivitas ini, mereka tidak hanya belajar berkreasi dengan bahan sederhana, tetapi juga mengenal konsep bangun datar dalam suasana yang menyenangkan.

Kecerdasan : Visual/Spasial (Kreativitas), Logika/Matematika, Kinestetik, Intrapersonal, Interpersonal 

LIPUTAN KUNJUNGAN BELAJAR KELAS 6

Kunjungan belajar kelas 6 dilaksanakan pada hari Selasa, 14 Oktober 2025 ke Balai Kota dan ke LRT Jakarta.

Di Balai Kota, siswa disambut oleh Bapak Rasta dari Jakarta Smart Centre (JSC)  untuk menyimak penjelasan kegiatan yang dilakukan Bapak Gubernur dan berfoto Bersama di Balai Kota.

Kegiatan selanjutnya di LRT, ketika tiba disana, siswa disambut oleh Pemandu kegiatan lalu berkesempatan menaiki LRT keliling wilayah Pegangsaan 2, setelah berkeliling siswa berfoto bersama di samping LRT.

Senangnya berkunjung ke Balai Kota dan jalan-jalan naik LRT bersama guru dan teman-teman. Semoga pengalaman yang bermanfaat kitabisa dapatkan.

Lomba Basket SD Mix Putra-Putri PL Competition 2025

Puji Syukur atas pencapaian prestasi Ananda dalam:

Lomba Basket SD Mix Putra-Putri PL Competition 2025

  

Juara 1 : Khairrazky Putra Sinulingga (Razky 4A), Alva Sagarmatha Faya (Alva 4C), Malika Callista Vinaya Wardhana (Malika 5A), Shayla Eleanor Putri (Shayla 5B), Zeeva Kanaya (Zeeva 5B),  Khalifha Putra Mario (Alif 6A), Abyan Naufal Jevera (Abyan 6B), Tafares Achmad Zahir Abdul (Fares 6B), Diandra Ayleene Haryo (Ayleen 6C), dan Dikara Pramadiwa Waradana (Dikara 6C). Selamat atas pencapaianya dan tetap semangat melatih minat bakat untuk menoreh prestasi.

Kelas 4: Membuat Gado-gado

Kuliner Khas Betawi adalah hidangan khas yang berasal dari Suku Betawi. Dari segi rasa, pada umumnya masakan khas Betawi itu gurih, tapi tidak terlalu pedas. Masakan Betawi juga banyak terpengaruh dari bangsa arab karena hampir semua masyarakat Betawi beragama islam.

Salah satu kuliner khas betawi adalah gado-gado. Gado-gado Betawi adalah salah satu kuliner khas Jakarta yang terbuat dari campuran sayuran rebus dan disiramdengan bumbu kacang. Nama gado-gado berasal dari kata “digado” yang berarti dimakan tanpa nasi. Gado-gado Betawi pertama kali dibuat oleh masyarakatKampung Tugu di Cilincing, Jakarta Utara, yang merupakan keturunan Portugis.

Pada mata pelajaran PLBJ, Guru mengajak siswa untuk membuat Gado-gado. Alat dan bahan yang perlu di siapkan adalah cobek dan ulekan untuk menumbukbumbu kacang, pisau untuk memotong bahan seperti sayuran kacang panjang, kol, kubis, timun, toge, bayam, lalu bahan makanan tahu, tempe dan telur rebus. Pertama-tama, siapkan cobek dan ulekan  untuk menumbuk kacang tanah, cabai, gula merah sampai halus. Setelah bahan yang lain di potong dengan pisau, lalusediakan di atas piring dan siram dengan bumbu kacang yang sudah dihaluskan. Tambahkan kecap, bawang goreng dan juga kerupuk. Sudah jadi, gado-gado siap di sajikan dan disantap bersama-sama.

Dengan belajar dan mengenal serta membuat secara langsung salah satu makanan khas betawi (gado-gado) ini, diharapkan siswa dapat lebih menghargaikebudayaan bangsa Indonesia dan melestarikan budaya Makanan tradisional yang merupakan salah satu bentuk keragaman budaya di Indonesia.

Kecerdasan : Natural, Motorik Halus, Interpersonal, Intrapersonal

Kelas 2: Karya tiga dimensi Pop-up

Karya 3 dimensi adalah karya yang bisa dilihat dari 3 sisi. Karya 3 dimensi memiliki panjang, lebar, dan tinggi sehingga bisa dilihat dari sisi mana saja. Salah satukarya 3 dimensi adalah karya Pop Up. Karya tersebut terlihat seakan-akan gambar menjadi timbul dan bergerak.

Pop up sendiri berarti buku atau kartu yang menampilkan gambar dalam bentuk tiga dimensi atau timbul ketika dibuka. Pop up book merupakan kombinasi seni dansains yang dapat membuat ilustrasi biasa menjadi 3D. Pada mata pelajaran seni budaya, Guru menjelaskan seputar karya 3 dimensii, lalu apa saja macam-macamnya, alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat karya 3 dimensi dan menjelaskan cara membuat karya 3 dimensi pop up.

Setelah Guru menjelaskan, siswa mulai membuat salah satu karya 3 dimensi pop up. Tema pop up yang dibuat adalah hewan dan habitatnya. Pertama, siswa mewarnai gambar hewan seperti kupu-kupu dan lebah, beserta dengan habitatnya seperti pucuk bunga, tumbuhan dan dedaunan.

Setelah diberikan warna, gambar tersebut di gunting lalu gambar kupu-kupu dan lebah di tempel menggunakan lem di atas gambar habitatnya.

Membuat karya 3 dimensi pop up memiliki beberapa manfaat di antaranya  Pop up dapat membantu anak memahami bentuk benda, memperkaya perbendaharaan kata, dan meningkatkan pemahaman, meninngkatkan konsentrasi serta memahami apa yang guru sampaikan dalam proses pembelajaran.

Kecerdasan : Visual/Spasial, Motorik Halus, Kreativitas, Logika

Kelas 1:Alat transportasi

Alat Transportasi digunakan manusia untuk memudahkan aktivitasnya, seperti memindahkan barang atau mengangkutorang. Alat transportasi dibagi dalam tiga jenis, darat, udara, dan laut. Contoh alat transportasi adalah becak, sepeda, delman, motor, mobil, pesawat, bus, kereta api, kapal, gerobak, dan masih banyak lagi. Materi alat transportasi adadalam mata pelajaran P5.

 

Guru memberikan penjelasan tentang macam-macam alat transportasi, dan mengajak siswa membuat board-game berupa monopoli tentang alat transportasi, menggunakan bahan kertas dan gambar alat-alat transportasi sertaperalatan yang diperlukan berupa gunting, board-game monopoli. 

 

Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok mulai menbuat monopoli dengan bahan dan alatyang telah disiapkan, Setelah monopoli selesai dibuat, setiap kelompok memainkan monopoli sesuai aturan yang telahditentukan oleh guru.

 

Kecerdasan : Life Skill, Visual/Spasial, Kinestetik, Logika, Interpersonal

 

Kelas 6: Menjelajah luar angkasa

Pernahkah teman-teman mendengar cerita orang yang menjelajah luar angkasa? Mengapa manusia bisa pergi keluar bumi dan menjelajah luar angkasa? Itu semua karena adanya modernisasi dengan menggunakan teknologi luar angkasa.


Penjelajahan antariksa adalah eksplorasi fisik dari benda di luar Bumi dan biasanya menyangkut teknologi, ilmu pengetahuan, dan politik yang berhubungan dengan luar angkasa. Materi tentang penjelajahan dibuat oleh guru menjadi kegiatan pelajaran IPS yang tidak kalah seru dengan menjelajah ke luar angkasa yaa teman-teman…  Ingin tahu aktivitas apa yang disajikan?….yaa…para siswa menjelajah lingkungan sekolah dari area rumah pohon, teras batu, area monkey bar, dan area parkiran kendaraan untuk mencari harta karun. 


Kegiatan dimulai siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai modernisasi melalui video dan ppt yang di tampilkan di layar TV. Kemudian, aktivitas siswa dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok beranggotakan 5-6 orang. Guru juga memberitahu cara bermain harta karun dan  sudah menyiapkan kertas-kertas berisi soal yang disembunyikan di sekitar lingkungan sekolah. Siswa bersama teman kelompoknya berburu kertas yang tersembunyi dengan batasan waktu 5 menit. Setelah menemukan kertas soal, siswa kembali ke kelas dan mengerjakan soal yang di temukan bersama dengan anggota kelompoknya masingmasing. Pada akhirnya siswa dan guru mengkoreksi bersama jawaban setiap kelompok. 


Kecerdasan : Logika, Life Skill, Interpersonal, Visual/Spasial


Liputan kegiatan UM Impact Day

Pada hari Kamis, 20 Juli 2023, Sekolah bekerja sama dengan PT. Inter Pariwara Global mengadakan kegiatan UM Impact Day bersama siswa kelas 6, juga dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

Kegiatan tersebut merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk memberikan dampak positif kepada lingkungan, komunitas maupun kesehatan dan dilakukan serentak Bersama semua tim UM di seluruh dunia. Kelas memasak dipandu oleh Qilla Dzakira Aulia Rahman (Koki cilik) Bersama dr.Cut Hafiah, M.Gizi, SPGK, AIFO K, FINEM (dokter gizi), Kelas mendongeng dipandu oleh MC Fe & Friends, dan Kelas Prakarya dipandu oleh instruktur yang terampil dalam proyek seni dan kerajinan tangan unik. Adapun kegiatan yang dilakukan siswa adalah story telling, DIY class, cooking class, dan fun game yang menyenangkan dan bermanfaat bagi para siswa. Pada saat kegiatan ada peliputan dari beberapa media elektronik yaitu iNEW TV, KOMPAS TV, dan ANTV.

Kelas 3: Pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup

Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Manusia tentu juga mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dicirikan dengan bertambahnya tinggi badan dan berat badannya. Manusia juga mengalami perkembangan pada kemampuan anggota tubuhnya. Pada kaki, dari tidak bisa berdiri hingga bisa berdiri,  berjalan, dan berlari. Begitu pula dengan perkembangan kemampuan tangan. Dari hanya dapat memegang benda ringan sampai dapat mengangkat tas sekolah yang lebih berat. Kemampuan tangan bergerak dengan kuat atau lemah dapat dilatih melalui gerakan tari.

Bentuk Aktivitas di kelas 3 ada mata pelajaran yang mempelajari gerakan tari yang mempraktikkan bentuk gerakan lemah dan gerakan kuat. Pada Mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) kali ini guru menjelaskan tentang seni tari dan jenisnya lalu siswa mencatat materi yang ada di papan tulis. Melalui media TV, Laptop, Internet, dan channel Youtube siswa dapat belajar menirukan bermacam-macam gerakan, memperhatikan gerak kuat dan gerak lemah. Selama pembelajaran siswa bersama guru mengamati dan melakukan tanya jawab dari beberapa tayangan video.

Nah, setelah menyimak penjelasan guru dan praktik menari bersama, teman-teman mengetahui kemampuan gerak anggota tubuh dalam kegiatan menari.

KecerdasanLogika, Musik, Kinestetik, Intrapersonal, Visual/Spasial, Interpersonal.

Kelas 2: Kebersamaan di tempat wisata

Hayo… teman-teman, siapa yang pernah punya pengalaman berlibur di tempat wisata dan bagaimana rasanya? Tentu menyenangkan sekali karena bersama teman atau keluarga. Ada yang pergi ke pantai, pegunungan, atau tempat bersejarah. Biasanya setelah teman-teman pergi berwisata ketika bertemu dengan teman di sekolah punya “oleh-oleh” cerita untuk saling berbagi pengalaman selama berwisata. Nah, di SD KAI, pengalaman berwisata tersebut disampaikan melalui Diorama. Diorama adalah sebuah miniatur yang dibuat berdasarkan aslinya biasanya bisa berupa karya seni rupa.

 

Seperti yang kita lihat adik-adik di kelas 2 ini, setelah guru menjelaskan kepada siswa bahwa mereka dapat mengenang pengalaman itu dengan membuat diorama dan memberikan contoh diorama, lalu siswa diminta untuk membentuk kelompok dan membuat diorama dengan menggunakan alat dan bahan  kardus sebagai media atau tempat untuk pengaplikasiannya, kertas origami sebagai layar belakang diorama , lem untuk menempel bahan-bahannya, plastisin untuk membuat figure pelengkap seperti orang, hewan, rumah, dan lain-lain, kertas kokoru dan slinger rumbai sesuai kreativitas masing-masing.

Jadilah karya diorama tempat wisata…

Kecerdasan :  Visual/Spasial, Kinestetik, Kreativitas, Natural, Interpersonal